Sabtu, 22 Mei 2010 11:41 WIB News Share :

Umat Hindu di Bali rayakan Kuningan


Denpasar–
Ribuan umat Hindu di Pulau Bali menghaturkan persembahan pada Hari Raya Kuningan di Pura Sakenan, Denpasar, Sabtu (22/5). Sepuluh hari pasca Galungan, umat Hindu di Bali merayakan Kuningan yang merupakan rangkaian dari hari raya Galungan sebagai simbol kemenangan Dharma melawan Adharma atau kebaikan melawan kebatilan.

Kuningan ini juga ditujukan untuk para leluhur di pura keluarga masing-masing. Pada perayaan Kuningan ini warga Bali melakukan persembahyangan di Pura puseh dan dalem atau Pura Desa. Dengan membawa sesaji atau sesembahan berupa banten warga beramai-ramai mendatangi Pura bersama seluruh anggota keluarga.

“Selain untuk merayakan kemenangan Dharma melawan Adharma, sembahyang Kuningan ini juga ditujukan untuk para leluhur di pura keluarga masing-masing,” ujar Made Dwi, warga Tabanan.

Hari raya Kuningan ini juga dimanfaatkan warga khususnya di wilayah perkotaan untuk pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dan bersembahyang bersama keluarga

kcm/isw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…