Sabtu, 22 Mei 2010 18:31 WIB Hukum Share :

Terkait teroris, ISAC akan koordinasi dengan Mabes Polri

Solo (Espos)–The Islamic Study an Action Center (ISAC) akan melakukan koordinasi dengan Mabes Polri dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan sebagai langkah awal ISAC diberikan kemudahan memberikan penawaran menjadi kuasa hukum para terduga teroris Abdul Hamid cs asal Solo.

Demikian ditegaskan Ketua ISAC, Kurniawan kepada Espos, Sabtu (22/5). Sejauh ini diakui, ISAC sudah melakukan hubungan singkat secara lesan dengan pihak keluarga terduga teroris dari Solo, seperti Abdul Hamid cs.

Lantaran, syarat penting yang harus dipenuhi untuk menjadi kuasa hukum para terduga teroris harus bertemu dengan yang bersangkutan, maka ISAC berencana berkoordinasi dengan Mabes Polri ataupun dengan Tim Pembela Muslim (TPM) di Jakarta ke depan.

“Berdasarkan pengalaman memang cukup sulit untuk menjadi kuasa hukum mereka. Pasalnya, hal itu harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Mabes Polri (minimal dengan Kadensus 88 -red),” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai tahap awal pihaknya akan bersikap menunggu sikap lebih lanjut dari kepolisian. Paling tidak, hal itu akan dilakukan dalam waktu 7 X 24 jam dari waktu penangkapan.

“Kita tunggu saja perkembangan lebih lanjut nanti. Kalaupun memang masih sulit, kami akan menunggu kasus tersebut digulirkan ke Kejaksaan ketika sudah dinilai P-21,” ulas dia.

Saat disinggung tentang penangkapan Densus 88 terhadap Abdul Hamid cs dan diteruskan dengan penggerebekan senjata di Baki, Sukoharjo belum lama ini, Kurniawan menganggap surat penangkapan dalam kesempatan tersebut sedikit terlambat. Mestinya, surat penangkapan diberitahukan saat penangkapan berlangsung.

“Harus ada memang yang namanya surat penangkapan. Karena, itu bagian dari prosedur,” jelas dia.

pso

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…