Sabtu, 22 Mei 2010 20:52 WIB Sukoharjo Share :

Megawati dan Hidayat Nur Wahid, jadi Jurkam Wardoyo

Sukoharjo (Espos)–Calon bupati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Wardoyo Wijaya mengingatkan para kadernya untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar peraturan dalam kampanye akbar yang akan digelar besok Minggu (23/5).

Dalam kampanye akbar besok, dua tokoh nasional akan ikut meramaikan sebagai juru kampanye (Jurkam). Kedua orang itu adalah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri serta Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid.

Wardoyo mengatakan, untuk menjaga kondusivitas wilayah pihaknya berharap para kader tidak melakukan perbuatan yang tergolong pelanggaran kampanye. Beberapa di antaranya adalah kebut-kebutan di jalan, arak-arakan serta tidak memasang knalpot sehingga bunyi mesin kendaraan menjadi lebih keras.

“Kami harap para kader selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Cukup hadiri saja acara kampanye dan dengarkan apa yang dikatakan para Jurkam sehingga mereka semua bisa mengerti program-program yang kami tawarkan,” jelas Ketua DPC PDIP ini kepada wartawan, Sabtu (22/5). Jangan sebaliknya, imbuh dia, kampanye terbuka justru diwarnai dengan banyak pelanggaran lalu lintas yang akan mencoreng nama partai.

Lebih lanjut mengenai kampanye terbuka hari ini, Wardoyo menjelaskan, diperkirakan akan melibatkan sekitar 30.000 orang massa. “Massa yang dilibatkan memang sekitar 30.000 orang. Dan untuk pengamanan kami telah bekerjasama dengan pihak Polres,” jelasnya. Dengan kerjasama dengan Polres, Wardoyo mengaku, optimis acara hari ini bisa berjalan lancar tanpa hambatan apapun.

“Intinya kami ingatkan sekali lagi para kader tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan. Apabila hal itu tetap dilakukan maka kami tidak akan bertanggung jawab sebab bagi bagi keamanan dan kelancaran acara merupakan prioritas utama,” tegasnya.

aps

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…