Sabtu, 22 Mei 2010 19:58 WIB Internasional Share :

Kotak hitam pesawat Air India ditemukan

Mangalore–Kotak hitam pesawat Air India yang mengalami kecelakaan di Bandara Mangalore, India, telah ditemukan. Berdasarkan penyelidikan sementara, penyebab insiden naas tersebut adalah murni kecelakaan.

Demikian disampaikan oleh media pemerintah Arab Saudi, WAM (Wakalat Anba’a al-Emarat) dan dikutip Reuters, Sabtu (22/5).

“Kotak hitam pesawat telah ditemukan dan pengadilan setempat telah memerintahkan Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk melakukan penyelidikan,” demikian laporan reporter WAM dari India.

Seorang pejabat setempat mengatakan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa peristiwa naas tersebut merupakan kecelakaan murni. Salah satu stasiun televisi lokal menyebutkan, pesawat sempat menabrak tiang radar saat mendarat di landasan pacu bandara.

“Tak ada tanda bahaya dari pilot. Ini berarti tidak ada masalah dalam sistem komunikasi antara pilot dengan bandara,” tutur Direktur Otoritas Bandara India VP Agarwal kepada televisi lokal.

Televisi setempat menyebutkan waktu kejadian pukul 06.30 waktu setempat. Dalam tayangan televisi tampak pesawat hancur lebur di antara pepohonan di hutan dekat bandara Mangelore. Api sempat berkobar hebat dari puing pesawat, sementara petugas pemadam berusaha memadamkan api.

“Ketika mendarat di bandara, pesawat berbelok tiba-tiba dan menabrak sesuatu. Pesawat kemudian terbakar dan kami jatuh keluar,” terang salah seorang korban selamat, Krishna.

Pesawat Air India jenis Boeing 737-800 tersebut membawa 160 penumpang dan 6 awak pesawat, terdiri atas 137 penumpang dewasa, 9 penumpang anak-anak dan 4 bayi. Semua penumpang merupakan warga negara India. Laporan sementara 158 tewas dan 8 orang selamat. Namun salah seorang korban selamat, anak laki-laki berusia 7 tahun, dinyatakan tewas setelah dirawat di rumah sakit. Korban tewas pun bertambah menjadi 159 orang.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…