Jumat, 21 Mei 2010 17:11 WIB Hukum Share :

Tukang AC tewas tersetrum

Solo (Espos)–Seorang tukang reparasi air conditioner (AC), Suwartono, 32, warga Margorejo RT 3/RW X, Gilingan, Banjarsari, Solo, tewas lantaran tersengat aliran listrik. Dia tersengat saat memperbaiki AC di rumah Sinti Sangga Buono, 31, Kamis (20/5).

Saat itu, korban, sengaja diundang datang ke rumah Sinti, yakni di Jl dr Rajiman No 448, Bumi Laweyan RT 4/RW I, Laweyan Solo. “Sebelumnya memang pernah saya undang untuk memperbaiki AC di rumah. Saya cocok dengan pekerjaannya dan saya undang lagi,” kata Sinti kepada Espos, Jumat (21/5).

Kanitreskrim Polsek Laweyan, Ipda Harno mewakili Kapolsek Laweyan, AKP Sukidi dan Kapoltabes Solo, Kombes Pol Joko Irwanto, membenarkan kejadian tersetrumnya korban di rumah Sinti. “Korban tidak memakai sandal saat bekerja. Dia tersetrum saat membenarkan AC dan kebetulan dia berada di tempat basah,” kata Harno saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Jumat (21/5).

Lebih lanjut, Harno menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Seorang teman korban yang turut membantu membenahji AC, saat itu sempat terpancing dan berusaha menyelamatkan. Setelah terlepas dari sengatan listrik, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu.

“Setelah saya cek ke RS, pihak RS menyatakan sudah hilang. Diduga korban tewas di perjalanan,” jelas Harno.

Korban juga tampak dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) UNS, Kamis petang sekitar pukul 18.30 WIB. “Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga dan dikebumikan hari ini (Jumat-<I>red<I>),” tambah Harno.

m85

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…