Jumat, 21 Mei 2010 21:41 WIB Sport Share :

Martino
Perjalanan wakil Conmebol lebih berat

Evians-Les-Bains--Berhadapan dengan tim besar dunia seperti Brazil dan Argentina saat kualifikasi Zona Conmebol (Amerika Selatan), Paraguay menilai perjalanan mereka ke putaran final Piala Dunia 2010 jauh lebih berat jika dibandingkan wakil dari Eropa.

Pelatih Paraguay, Gerardo Martino memandang persaingan kualifikasi di Amerika Selatan sangat ketat. Selain menghadapi tim yang secara kualitas tak jauh berbeda, tim juga harus berhadapan dengan situasi pertandingan yang tak biasa, seperti bermain di lapangan dengan ketinggian dan cuaca ekstrem.
“Saya pikir bagi banyak tim Eropa jauh lebih mudah terkualifikasi. Mungkin kita seharusnya memiliki kualifikasi non-regional dan melihat bagaimana mereka (tim-tim) Eropa mengatasi pertandingan ketika mereka harus bermain di ketinggian 3.600 meter di atas permukaan air laut,” ujar Martino saat memimpin pasukannya latihan, Jumat (21/5) WIB.

Dari 10 tim nasional di Zona Amerika Selatan, hanya empat tim teratas klasemen yang mendapatkan tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia 2010, sementara peringkat lima klasemen harus berebut satu tiket ke putaran final dengan wakil dari Zona Concacaf di playoff.

Sementara dari Zona Eropa tersedia 13 tiket otomatis ke putaran final Afrika Selatan 2010 yang diperebutkan 53 tim. Sedangkan Zona Afrika mendapatkan jatah lima tempat plus satu tempat bagi tim tuan rumah Afrika Selatan yang lolos otomatis tanpa melalui kualifikasi, di mana lima tempat tersebut diperebutkan 53 tim. Asia mendapatkan jatah empat tiket ke putaran final plus satu tiket dari playoff yang diburu 43 tim.

“Jika Anda melihat sejumlah grup di kualifikasi Eropa, ada gap kualitas yang sangat besar antara tim papan atas dan tim papan bawah. Hal seperti itu tak terjadi di Amerika Selatan,” terang Martino yang akan memimpin Paraguay berhadapan dengan juara dunia Italia, Slowakia dan Selandia Baru di penyisihan Grup F.

“Dalam sejumlah kondisi di Eropa, Anda bisa melihat sejak awal tim-tim mana yang akan terkualifikasi. Jika Anda melihat di Amerika Selatan, Anda akan melihat kekuatan tim yang sangat berimbang. Tak ada pertandingan di mana semua bisa Anda perkirakan mendapatkan tiga poin,” urai Martino.

“Bahkan Peru yang finis di dasar klasemen sulit dihadapi, begitu pula dengan Brazil atau Argentina. Tak hanya itu, situasi pertandingan juga perlu diperhitungan. Bermain di La Paz pada ketinggian 3.600 meter di atas permukaan air laut membutuhkan persiapan khusus,” pungkas dia.

anh/Rtr

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…