Jumat, 21 Mei 2010 14:59 WIB News Share :

MA tolak KY periksa materi putusan

Jakarta–Mahkamah Agung (MA) secara tegas menolak permintaan Komisi Yudisial (KY) yang akan memeriksa materi putusan hakim. MA hanya membolehkan KY memeriksa putusan terkait adanya dugaan unsur pelanggaran kode etik atau nonteknis putusan.

Pendapat ini terkait permintaan KY untuk memeriksa materi putusan. “Kami telah beberapa kali menolak permintaan KY karena ingin memeriksa materi putusan,” kata Ketua MA, Harifin Tumpa kepada wartawan usai salat Jumat di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat, (21/5).

Menurutnya, dalam setahun, ada kurang lebih 3,5 juta putusan. Dari putusan tersebut, masing-masing pihak punya wewenang untuk melakukan upaya hukum.  “Kalau yang diadukan adalah perkara itu menyalahkan hakim maka semestinya sekian banyak itulah yang diadukan,” tambahnya.

“Apalagi sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa KY tidak berwenang memeriksa materi putusan. Jika ada pihak yang tidak puas, menggunakan upaya hukum yang sudah ada,” pungkasnya.


dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…