Jumat, 21 Mei 2010 17:55 WIB Solo Share :

Kondisi memprihatinkan, Taman Gesang tunggu Perusda Jurug

Solo (Espos)–Meninggalnya Sang Maestro Keroncong, Gesang, menggugah keprihatinan atas kondisi Taman Gesang di komplek Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Ontran-ontran pengelolaan TSTJ selama beberapa tahun terakhir, membuat kondisi taman yang dilengkapi patung Gesang tersebut memprihatinkan.

Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan merenovasi taman itu paling tidak setahun ke depan. Menurut Walikota, Gesang merupakan sosok yang layak menerima penghargaan atas karya nyatanya dalam membangun Kota Bengawan, di bidang kebudayaan.

Untuk itu, sudah selayaknya Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memberikan perhatian lebih atas karya dan nama besarnya. Renovasi Taman Gesang, secara teknis, akan dilaksanakan bersamaan dengan revitalisasi kawasan TSTJ. “Taman Gesang ditunggu satu tahun lagi, bersamaan dengan Jurug. Nanti kita garap secara total,” tandas Walikota, saat ditemui di Balaikota, Jumat (21/5).

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto, ditemui terpisah, menjelaskan Pemkot kini tengah mempersiapkan segala hal menuju pembentukan Perusahaan Daerah (Perusda) Jurug. Perusda tersebut yang akan melaksanakan renovasi TSTJ sekaligus mengelola kebun binatang kebanggaan warga Solo itu.

Poin utama, kata Budi, menyangkut seleksi nama direksi yang akan memegang jabatan tertinggi dalam Perusda Jurug. Dia menegaskan, dalam waktu dekat, seleksi nama direksi akan diumumkan pada publik.
“Menunggu Perusda TSTJ, seleksinya akan dilakukan dalam waktu dekat. Selain taman, bagaimana pula nanti patung Gesang dapat diperhatikan. Seleksi direksi Perusda Jurug baru akan diumumkan dulu. Ini masih disusun persiapannya,” papar Budi.

Sebelumnya, empat calon investor dikabarkan tertarik berinvestasi untuk mengelola TSTJ. Para calon investor dalam waktu terpisah, juga telah memberikan pemaparan di hadapan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Solo. Walikota, beberapa waktu lalu, mengaku sengaja membuka kesempatan seluasnya kepada jajaran SKPD Pemkot Solo untuk menilai calon investor.

tsa

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…