Jumat, 21 Mei 2010 13:13 WIB Solo Share :

Gesang diusulkan jadi nama jalan di Solo

Solo (Espos)– Pemerintah kota (Pemkot) Solo mengusulkan nama maestro keroncong Gesang untuk dijadikan nama salah satu jalan di wilayah Solo. Wacana tersebut diusulkan untuk mengenang jasa almarhum Gesang dalam dunia seni terutama keroncong.

Demikian disampaikan Wakil Walikota (Wawali) Solo FX Hadi Rudyatmo kepada Espos saat ditemui di kediaman almarhum Gesang Jalan Bedoyo No 5, Kemlayan, Kecamatan Serengan, Jumat (21/5). “Saat ini kami tengah menggodok usulan nama Mbah Gesang menjadi nama jalan. Tapi tepatnya di mana masih akan kami bahas dulu,” ujar Rudy.

Namun demikian, Rudy mengatakan nama almarhum pencipta lagu Bengawan Solo ini diusulkan akan menjadi nama jalan di sekitar Museum Radya Pustaka. Menurut Rudy, penetapan nama jalan akan disesuaikan dengan napak tilas Gesang di Kota Solo. “Kami akan cari dulu napak tilas Mbah Gesang di mana saja. dari situ nanti baru nama Mbah Gesang akan ditetapkan sebagai nama jalan,” katanya.

Hkt

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…