Jumat, 21 Mei 2010 22:15 WIB Boyolali Share :

Disnakkan genjot peningkatan produksi perikanan

Boyolali (Espos)–Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali menggenjot peningkatan produksi perikanan budi daya di wilayah itu, demi mendukung peningkatan produksi perikanan budi daya nasional yang ditargetkan mencapai 353%, atau sekitar 5,37 juta ton pada tahun 2010, menjadi 16,9 juta ton pada 2014 mendatang.

Berbagai program dan upaya untuk menyukseskan target tersebut, di antaranya di bidang budi daya ditempuh melalui program intensifikasi yang berupa peningkatan input dengan penggunaan benih, pakan, pupuk dan teknologi. Sementara melalui program ekstensifikasi, dilakukan dengan memperluas areal khususnya di sentra-sentra produksi ikan budi daya.

“Berbagai program yang ada tentunya disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Dengan berbagai upaya tersebut, kami berharap Kabupaten Boyolali bisa menjadi salah satu kabupaten yang mendukung dan mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia sebagai negara penghasil ikan terbesar di dunia pada tahun 2015,” ungkap Kepala Disnakkan Boyolali, Dwi Priyatmoko ketika ditemui Espos di ruang kerjanya, Jumat (21/5).

Dwi mengungkapkan salah satu contoh upaya peningkatan input yang belum lama ini dilakukan adalah mengujicobakan teknologi pejantanan ikan dengan metode pemberian hormon testosteron atau methyl testosterone yang dikembangkan Pusat Diseminasi Ipteknuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Jakarta.
“Uji coba tersebut mengambil sampel di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali, dengan melibatkan sekitar 20 petani ikan anggota Kelompok Petani Ikan Mina Sari Mulya yang membudidayakan ikan lele,” terang Dwi.

Dimintai keterangan secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Promosi Pusat Desiminasi Ipteknuklir Batan Jakarta, Ir Eko Madi Parmanto menjelaskan hormon MT alami yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan (Litbang) Batan itu diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi ikan dengan penyediaan pakan ikan yang dapat mempercepat pertumbuhan dan bobot badan ikan.

sry

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…