Jumat, 21 Mei 2010 12:50 WIB Solo Share :

Didukung, usulan Gesang jadi pahlawan nasional

Solo (Espos)–Usulan agar almarhum Gesang diberi gelar pahlawan nasional terus mengalir. Setelah sebelumnya Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono, kini giliran penyanyi keroncong Sundari Sukoco mendukung usulan tersebut.

“Kenapa mendukung, karena almarhum (Gesang) sangat berjasa dalam duni seni terutama keroncong. Karya beliau sudah begitu dikenal dan melegenda tidak hanya di Indonesia namun juga internasional,” ujar Sundari Sukoco kepada Espos, Jumat (21/5) saat melayat di Balaikota Solo.

Bahkan lanjut Sundari, lagu ‘Bengawan Solo’ karya yang maestro keroncong tersebut sudah mengharumkan negara dan bangsa Indonesia di dunia internasional. Sehingga layak almarhum Gesang mendapatkan gelar pahlawan atas jasa beliau.

“Yang lebih penting lagi, almarhum begitu merelakan hidupnya untuk dunia seni. Masih lekat dalam ingatan saya, beliau begitu cintanya dengan keroncong sampai rela naik rakit saat pembuatan klip lagu Bengawan Solo tahun 2000, kendati usianya saat itu sekitar 82,” tutur Sundari Sukoco yang bertemu terakhir dengan almarhum tahun 2008 lalu.

Sebelumnya Agung Laksono mendukung pemberian gelar pahlawan bagi Gesang. Karena Gesang memiliki jasa yang besar dan mengharumkan Bangsa Indonesia melalui karya-karyanya.

tsa

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…