Jumat, 21 Mei 2010 22:30 WIB Boyolali Share :

41 Desa jadi sasaran program Rekompak-JRF

Boyolali (Espos)–Sebanyak 15 desa di sejumlah kecamatan di Kabupaten Boyolali menjadi desa sasaran program Rekompak-JRF (Java Rekonstruction Fund) yang terhitung sejak 10 April 2008 lalu mulai melaksanakan program tersebut di masing-masing desa.

Sebelumnya, Pemkab Boyolali mencatat sebanyak 26 desa di Kota Susu juga menjadi sasaran program yang sama dan mulai melaksanakan program pada Desember 2009.

“Jadi totalnya ada 41 desa di Kabupaten Boyolali yang saat ini menjadi sasaran program Rekompak-JRF dan dalam tahap pelaksanaan program tersebut. Dan untuk sementara ini, masih ada sekitar tujuh desa lagi yang diusulkan untuk bisa memperoleh bantuan dana hibah dari program itu,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Sosial, Budaya dan Pemerintah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Boyolali, Usfal Pius, ketika ditemui Espos di ruang kerjanya, Jumat (21/5).

Usfal menyebutkan 41 desa yang menjadi sasaran program Rekompak-JRF tersebut tersebar di delapan kecamatan, yaitu Selo, Cepogo, Musuk, Boyolali, Mojosongo, Teras, Sawit dan Ngemplak. Desa-desa tersebut di antaranya merupakan daerah yang dinilai rawan bencana antara lain banjir, tanah longsor, angin ribut, hingga bahaya erupsi Gunung Merapi.

“Terkait program Rekompak-JRF sendiri, pelaksanaannya adalah dari masyarakat di desa masing-masing dengan didampingi tim dari Rekompak-JRF. Dalam hal ini, Pemkab Boyolali hanya berperan sebagai fasilitator, sehingga tidak terlibat banyak,” terang Usfal Pius yang didampingi salah satu Staf Bappeda, Nugrohojati.

Sementara bantuan yang diperoleh desa sasaran, menurut Usfal Pius, diplafon sekitar Rp 250 juta.  Berdasarkan pantauan yang dilakukan Pemkab Boyolali, melalui Bappeda, Usfal Pius mengatakan desa-desa yang menjadi sasaran saat ini mulai melaksanakan program tersebut, antara lain dengan melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan program kepada masyarakat desa setempat hingga ke desa-desa lain yang terdekat dengan desa bersangkutan, mempersiapkan perangkat lunak dan sebagainya.

sry

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…