Kamis, 20 Mei 2010 14:10 WIB Internasional Share :

TV Inggris akan tayangkan iklan aborsi

London–Mungkin untuk pertama kalinya di dunia, Inggris bakal menayangkan iklan TV mengenai layanan aborsi. Sontak saja, hal tersebut menuai kecaman dari kelompok-kelompok antiaborsi atau pro-life.

Namun menurut Marie Stopes International, perusahaan kesehatan seksual yang membuat iklan tersebut, iklan tentang nasihat soal kehamilan tak diinginkan dan aborsi itu akan memberikan informasi yang banyak diperlukan mengenai tempat-tempat untuk meminta bantuan soal itu.

Iklan aborsi tersebut akan ditayangkan pertama kali di stasiun televisi Channel 4 pada Senin, 24 Mei mendatang. Iklan tersebut akan berlangsung hingga akhir Juni.

Marie Stopes International memiliki klinik-klinik aborsi di sejumlah daerah di Inggris. Dalam iklan TV tersebut akan dicantumkan nomor-nomor telepon layanan Marie Stopes International.

“Tahun lalu saja kami menerima 350.000 telepon ke nomor layanan 24 jam kami,” kata pimpinan eksekutif Marie Stopes International Dana Hovig.

“Jelas ada ratusan ribu wanita yang menginginkan dan membutuhkan informasi kesehatan seksual serta saran dan akses ke layanan tersebut,” imbuh Hovig seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (20/5).

Rencana ini menuai kritikan tajam dari kelompok-kelompok pro-life. “Saya cuma bisa mengungkapkan kekagetan besar karena ini diizinkan,” cetus Michaela Aston, juru bicara organisasi Life.

“Mengizinkan penyedia aborsi beriklan di TV, seakan mereka tak ada bedanya dengan perusahaan mobil atau produsen deterjen adalah aneh sekali,” imbuhnya.

Pada tahun 2008 lalu, lebih dari 195.000 aborsi dilakukan terhadap kaum wanita di Inggris.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…