Kamis, 20 Mei 2010 16:37 WIB Karanganyar Share :

Tuntut penuntasan kasus GLA, ratusan warga demo

Karanganyar (Espos)–Ratusan warga menggelar demonstrasi menuntut penuntasan kasus proyek Perumahan GLA Jeruksawit dan rehab rumah bersubsidi di Karanganyar, Kamis (20/5). Mereka juga mendesak pemeriksaan Bupati Rina Iriani SR terkait kasus itu.

Massa berkumpul di Taman Pancasila di depan Rumah Dinas (Rumdin) Bupati mulai pukul 09.30 WIB dan bergerak menuju Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Rina dituding menjadi aktor intelektual dalam kasus dugaan korupsi dua proyek yang merugikan keuangan negara hingga Rp 21miliar lebih itu.

“Seret Rina Iriani. Dia adalah aktor intelektual kasus GLA dan rehab rumah,” seru salah seorang peserta aksi dalam orasinya. Dia menegaskan ulah pejabat yang mengorupsi dana subsidi dalam proyek Kementerian Negara Perumahan Rakyat (Kemenpera) itu sama halnya dengan menghisap darah rakyat.

Selain menggelar orasi di sepanjang perjalanan, demonstran yang tergabung dalam Forum Karanganyar Rembug (FKR) membawa berbagai poster dan spanduk. Di antaranya berisi desakan agar Kejaksaan Tinggi (Kejakti) Jateng tidak bersikap tebang pilih dan mengusut tuntas semua pihak yang terlibat.

“Masyarakat sudah lama menunggu-nunggu penuntasan kasus GLA dan rehab rumah bersubsidi. Kejakti jangan tebang pilih. Korupsi harus dilawan karena merampas hak dan menyakiti rakyat kecil,” tandas Koordinator Aksi, Hendardi Heru, di Kantor Kejari dan disaksikan Kepala Kejari, Damianus Sriyatin SH.

Setelah puas berorasi, Hendardi mewakili massa pendemo menyerahkan satu bendel bukti-bukti dugaan korupsi proyek Perumahan GLA dan rehab rumah bersubsidi untuk disampaikan Kejakti Jateng melalui Kejari Karanganyar. Dikemukakan, data serupa akan disampaikan secepatnya ke Kejakgung, KPK, ICW, BPK, Komisi iII DPR RI, dan Satgas Anti Mafia Hukum di Jakarta untuk ditindaklanjuti.

Kepala Kejari Karanganyar, Damianus Sriyatin, yang menyambut langsung kedatangan peserta aksi demonstrasi menyatakan menyambut baik gerakan masyarakat guna mendukung penuntasan kasus GLA dan rehab rumah bersubsidi di wilayah setempat. Dia bahkan meminta masyarakat bersikap konsisten dalam melakukan pengawalan terhadap proses hukum yang saat ini sedang berlangsung.

“Kejaksaan menyambut baik dukungan dari masyarakat, namun harap sedikit bersabar. Saya justru meminta pengawalan kasus dilakukan terus menerus agar penanganannya betul-betul memenuhi rasa keadilan. Data ini juga akan saya sampaikan sore ini (kemarin-<I>red<I>) juga ke Kejakti,” ujarnya.

Secara terpisah menanggapi tudingan demonstrans, Bupati Karanganyar Rina Iriani, melalui Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Nunung Susanto,  meminta semua pihak agar menghormati proses hukum yang berjalan. Penegak hukum telah melakukan tugasnya dan tidak perlu ada aksi-aksi guna menyudutkan pihak-pihak tertentu. “Kita tunggu dan hormati saja proses hukumnya,” tandasnya.

try

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…