Kamis, 20 Mei 2010 16:22 WIB Solo Share :

Tim Verifikasi Nasional kunjungi Solo

Solo (Espos)--Tim Verifikasi Nasional melakukan kunjungan kepada Pemerintah Kota Solo, Kamis (20/5). Tim tersebut diterima langsung oleh Walikota Solo, Joko Widodo didampaingi sejumlah SKPD di Loji Gandrung.

Menurut ketua tim verifikasi, Rahayu, tujuan dari kunjungan tersebut yakni untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah. “Kami mengevaluasi pemerintah tingkat provinsi dan kota,” katanya. Ia menilai, pelayanan Pemda kepada publik sangat dipengaruhi oleh waktu pelayanan. Semakin cepat, katanya, maka semakin baik. “Juga syarat-syarat dan biaya untuk memperoleh izin harus transparan,” tambahnya.

Dalam paparannya, Jokowi mengungkapkan kesuksesan pemkot mengenai relokasi yang menggunakan pendekatan musyawarah daripada kekerasan. “Persoalan-persoalan yang ada di Kota Solo yaitu di antaranya perumahan yang kumuh. Kami sudah dapat merelokasi1571 KK dari lokasi yang sebelumnya rawan banjir seperti bantaran sungai, ke tempat yang lebih aman,” paparnya.

Kepala Satpol PP Kota Solo, Hasta Gunawan, menerangkan, satuannya lebih menggunakan hati dalam setiap kali penertiban. “Kita sadarkan mereka, bahwa yang dilakukan itu salah dan mengganggu umum. Setelah itu, mereka sadar dan bersedia untuk pindah sendiri,” katanya.

asa

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…