Kamis, 20 Mei 2010 12:08 WIB News Share :

Polri persilakan Kompol Arafat protes keputusan pemecatan

Jakarta–Polri mempersilakan Kompol Arafat, mantan penyidik kasus Gayus Tambunan, mengajukan keberatan atas keputusan rekomendasi pemecatan. Protes itu merupakan hak Arafat selaku anggota kepolisian.

“Ya bolehlah itu hak dia,” kata Kepala Bidang Penelitian Personel Propam Brigjen Pol Budi Wisesa saat dihubungi wartawan, Kamis (20/5).

Keberatan itu sesuai dengan aturan yang berlaku. “Itu diatur dalam UU,” tutupnya.

Sebelumnya Kompol Arafat tidak menerima putusan hakim komisi kode etik yang memecat dirinya dengan tidak hormat. Ia mengajukan keberatan.

“Arafat ajukan keberatan atas rekomendasi PTDH (pemecatan tidak dengan hormat) Komisi Sidang Kode Etik dan Profesi,” ujar pendamping (pembela) dalam sidang Kode Etik dan Profesi Kombes Ihza Fadri kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (19/5).

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…