Kamis, 20 Mei 2010 21:30 WIB Solo Share :

Petugas Puskesmas asapi puluhan rumah

Solo (Espos)–Petugas Puskesmas Sibela Mojosongo, Kamis (20/5), melakukan pengasapan atau fogging, terhadap puluhan rumah di Kampung Malabar Selatan, Mojosongo, Jebres.

Berdasar pengamatan Espos, petugas melakukan pengasapan di wilayah rukun warga (RW) XVII meliputi rukun tetangga (RT) 1, RT 2, RT 3 dan RT 4. Selain bangunan rumah, petugas juga mengasapi lingkungan kampung. Termasuk bangunan fasilitas umum dan tempat kosong atau yang belum ada bangunannya.

Pengasapan itu sendiri dilakukan untuk mengantisipasi serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Salah seorang warga RT 2/RW XVII, Ny Rakhmat, 66, menuturkan, sebelumnya ada sejumlah warga di wilayah tersebut yang terjangkit penyakit mematikan itu. “Di RT saya ada satu anak bernama Putra yang beberapa pekan lalu terkena DBD. Selain itu di RT 1 ada tiga orang yang terserang penyakit serupa,” ujarnya.

Ny Rakmat mengaku, khawatir terhadap ancaman penyakit DBD khususnya bagi anak-anak. Sehingga dia merasa senang dengan langkah pengasapan yang dilakukan petugas Puskesmas Sibela.

Sedangkan petugas fogging Puskesmas Sibela, Kasno, 50, mengatakan, sebelumnya ada dua warga RW XVII yang positif terjangkit DBD. Selain itu dua warga lainnya suspect DBD.

Sementara Kepala Puskesmas Sibela, dr Ritta Catharina, menjelaskan, pihaknya tidak sembarangan melakukan pengasapan untuk menanggulangi DBD. Fogging hanya dilakukan bila ada potensi penularan penyakit yang disebabkan disebarkan oleh nyamuk tersebut.

Catharina menegaskan, langkah paling efektif menghadapi ancaman DBD yakni pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Seperti menguras bak mandi, mengubur kaleng bekas, serta menutup tempat penampungan air. “Di Kelurahan Mojosongo memang endemis DBD. Kami lebih utamakan langkah pencegahan daripada penanggulangan,” tegas dia.

kur

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…