Kamis, 20 Mei 2010 16:04 WIB Internasional Share :

Pencipta mesin ATM tutup usia

London--Pria Skotlandia yang berjasa menciptakan mesin ATM, John Shepherd-Barron, meninggal dunia pada Sabtu lalu (15/5) karena penyakit, dalam usia 84 tahun.

“Ia meninggal dalam damai di Rumah Sakit Raigmore Hospital, Selandia Utara, pada akhir pekan lalu,” ujar Direktur Pemakaman Alasdari Rhind, seperti dilansir Yahoo! Finance, Kamis (20/5).

Mesin yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manusia itu pertama kali dioperasikan pada cabang Bank Barclays Plc di pinggiran London, 27 Juni 1967. Ketika itu, belum ada kartu plastik seperti yang saat ini digunakan.

Nasabah harus menempatkan cek khusus yang dikodekan secara kimia. Cek itu diletakkan ke laci khusus dan setelah memasukkan nomor PIN, akan keluar lembaran 10 poundsterling.

Ide itu muncul setelah ia terkunci di luar banknya yang sudah tutup. Terinsipirasi dari mesin makanan (vending machine), maka terciptalah ATM. “Saya ingin ada sebuah cara agar saya bisa mengambil uang sendiri, di manapun di dunia atau Inggris,” ujarnya ketika itu.

Kini, berdasarkan data ATM Industry Associaton, terdapat lebih dari 1,7 juta mesin tersebut di seluruh dunia. Namun Shepherd-Barron baru mendapatkan dari dunia perbankan pada 2004, empat dekade setelah temuannya yang sangat bermanfaat.

isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…