Kamis, 20 Mei 2010 11:04 WIB News Share :

Kiai Jombang kecam lomba menggambar Nabi di FB

Jombang–Para kiai kampung yang ada di Jombang mengecam keras munculnya lomba menggambar Nabi Muhammad di facebook. Mereka meminta agar lomba yang digelar hari ini itu dibatalkan, karena menggambar wajah nabi adalah perbuatan haram.

Selain itu, upaya tersebut merupakan penodaan, penghinaan dan penistaan agama. “Jika ada warga Indonesia yang ikut dalam lomba tersebut, kami akan memberikan sanksi tegas,” kata Ismanu Al Affandi, kiai kampung yang juga imam mushala Al-A’raf Bandar Kedungmulyo, Jombang, Kamis (20/5).

Kiai kampung yang pernah menghadiri acara Masura (Majelis Ulama Rakyat) yang digagas KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini menjelaskan, sesuai dengan hukum Islam, menggambar wajah Nabi Muhammad merupakan perbuatan haram. Namun ironisnya, ada pihak yang ingin memancing di air keruh.

Yakni dengan menggelar lomba menggambar nabi dengan nama ‘Everybody Draw Mohammed Day’. Acara itu muncul melalui salah satu grup di situs jejaring sosial facebook. Grup facebook tersebut juga menginformasikan bahwa lomba menggambar itu digelar hari ini.

Dari data yang ada laman itu, grup ‘Everybody Draw Mohammed Day’ dibuat sejak 25 April lalu. Saat mengunjungi laman tersebut pada pukul 08.00 WIB, Kamis (20/5), sudah ada 64.387 facebookers yang menyatakan kesukaannya pada grup tersebut. Sedangkan yang akan hadir dalam acara tersebut sebanyak 14.922 orang.

“Kami juga meminta kepada pemerintah agar bersikap tegas. Yakni melayangkan surat protes kepada facebook, dan meminta facebook untuk menarik even penghinaan itu. Yang tidak kalah penting, facebook harus meminta maaf pada umat Islam di Indonesia khususnya, dan dunia pada umumnya,” tandas Abdul Munif, kiai kampung lainnya.

inilah/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…