Kamis, 20 Mei 2010 19:28 WIB Solo Share :

Isak tangis iringi kepergian Sang Maestro...


Solo (Espos)-
-Keluarga dan kerabat maestro keroncong Gesang Martohartono, 92, terus berdatangan ke RS PKU Muhammadiyah Solo, Kamis (20/5) malam. Isak tangis keluarga dan kerabat pun pecah.

Hingga pukul 19.15 WIB, almarhum Mbah Gesang (begitu sapaan akrabnya) masih berada di RS PKU Muhammadiyah. Menurut rencana Mbah Gesang akan dimakamkan besok di pemakaman umum Pracimaloyo setelah shalat Jumat. Hal ini sekaligus menunggu kedatangan para seniman dari Jakarta yang juga akan mengikuti prosesi pemakaman pencipta lagu Bengawan Solo ini.

Jenazah Gesang sebelum dibawa ke kediamannya di Jalan Bedoyo No 5 Kemlayan, Kecamatan Serengan akan dimandikan lebih dahulu di RS. Gesang tidak memiliki anak dan istrinya sudah meninggal. Gesang anak ke 4 dari 10 bersaudara.

hkt/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…