Kamis, 20 Mei 2010 19:53 WIB Klaten Share :

Calhaj KTP bodong, Dewan minta ada verifikasi ulang

Klaten (Espos)–Kalangan DPRD Klaten mendesak dilakukannya verifikasi untuk memastikan keabsahan KTP jemaah calon haji (Calhaj) yang akan berangkat tahun ini. Hal itu menyusul temuan adanya puluhan Calhaj di Kecamatan Jatinom yang terindikasi menggunakan KTP asli tapi palsu untuk mendaftar haji.

Sementara, Kantor Kementerian Agama Klaten mengaku siap menyerahkan berkas fotokopi KTP calon haji (Calhaj) kepada Pemkab Klaten untuk proses verifikasi apakah KTP tersebut asli atau palsu.Anggota Komisi IV DPRD Klaten, Mulyono, Kamis (20/5), mengatakan, sebenarnya sinyalemen pengunaan KTP aspal untuk mendaftar haji sudah terdengar sejak lama.

Sebab, kuota haji di setiap daerah dibatasi sehingga orang yang ingin berangkat haji berupaya mencari celah supaya bisa segera berangkat. “Sejak awal, Dewan sudah meminta agar Pemkab dan Kementerian Agama lebih teliti,” jelasnya.

Dia mengatakan, pembuktian keaslian KTP semestinya tak sulit dilakukan karena Pemkab diyakini mempunyai data valid. Oleh sebab itu, pihaknya mendesak segera dilakukan verifikasi agar segera ketahuan mana yang asli atau palsu.

Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Klaten, Muhammad Yusuf mengatakan, pihaknya sejak awal sudah mempersiapkan fotokopi KTP yang digunakan mendaftar oloeh Calhaj. Dikatakan dia, Pemkab telah menyampaikan undangan untuk membahas verifikasi KTP.

“Undangannya besok (Jumat, 21/5). Kami siap menyerahkan fotokopi KTP Calhaj yang sebagian besar sudah dilegalisasi pihak berwenang,” urainya.

rei

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…