Rabu, 19 Mei 2010 15:26 WIB News Share :

Warga Kelapa Gading tangkap Tuyul

Jakarta– Percaya atau tidak, terserah Anda. Warga Kelapa Gading mengaku menangkap makhluk halus jenis tuyul. Lelembut yang biasa bertugas mencuri uang itu ditangkap menggunakan ember berisi air dan kepiting.

Penangkapan tuyul itu dikisahkan Jejen, anak pemilik warung nasi yang menemukan tuyul, Dedi Kusmadi, pada Kamis 6 Mei 2010 lalu pada pukul 23.00 WIB.

“Disediain air dalam ember terus di dalamnya dikasih kepiting. Katanya sih buat mancing. Terus habis itu tiba-tiba sudah masuk ada ke dalam botol tuyul itu,” ujar Jejen yang ditemui di Kompleks Pergudangan BGR, Jl Kelapa Gading Raya, Jakarta Utara, Rabu (19/5).

Menurut Jejen, Dedi meminta bantuan anak temannya yang berusia 11 tahun yang mempunyai ‘ilmu’.

Lantas bagaimana penampakan tuyul itu? “Kecil, seperti aura, cahaya warna kuning… tapi kelihatan ada mata, ada tangan, ada kaki,” jelas Jejen yang masih remaja itu.

Keluarga Jejen sendiri mengaku tak pernah kehilangan uang. Informasi yang didapatnya, tuyul itu sebelumnya ‘beroperasi’ di sebuah pusat belanja di Kepala Gading, yang merupakan kawasan elite di Jakarta Utara.

Penangkapan tuyul itu sempat menyedot perhatian warga sekitar. Warga berdatangan untuk menyaksikan makhluk dalam botol itu.

Lain Jejen, lain pula dengan pengakuan tetangganya, Bu Suroto, yang mengaku sering kehilangan uang sedikit demi sedikit.

“Kalau saya lumayan sering kehilangan uang, tapi dikit-dikit gitu. Misalnya tiba-tiba berkurang Rp 15 ribu,” jelasnya.

Bahkan 3 hari lalu, uangnya yang disimpan di dalam dompet yang diletakkan di dalam lemari juga berkurang.

“Duit saya pertama saya hitung ada sejuta terus nggak lama, duitnya tinggal Rp 900  ribu,” imbuhnya.

Bu Suroto juga mengisahkan, suaminya yang sering tidur malam di luar sering melihat anak kecil keluyuran malam-malam.

dtc/isw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…