Rabu, 19 Mei 2010 17:00 WIB Solo Share :

UMS cari tahu keterlibatan Rohman dan Abdur Rochim

Solo (Espos)--Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan mencari tahu kepada aparat kepolisian terkait dengan penangkapan dua mahasiswa yang diduga terlibat jaringan terorisme.

Demikian disampaikan Rektor UMS Prof Dr Bambang Setiaji kepada wartawan, Rabu (19/5). Bambang mengatakan harus ada kejelasan secara detail keterlibatan dua mahasiswanya yakni Abdul Rohman dan Abdur Rochim terkait jaringan terorisme. Hal ini dikarenakan bakal berdampak pada institusi universitas.

Secara lebih luas, sambung dia, hal tersebut akan mempengaruhi persepsi masyakarakat terkait dengan institusi keislaman. “Saya kawatir hal ini akan berdampak luas, masyarakat akan enggan untuk menyekolahkan anak mereka di sekolah yang bernuansa islam atau mengikuti kegiatan keagamaan di masjid,” jelasnya.

Bambang menyatakan tidak akan melakukan upaya pembatasan gerakan atau organisasi pasca kejadian tersebut. Pihaknya justru akan membuka peluang pada mahasiswa untuk berorganisasi. “Justru saya akan tingkatkan dan membuka peluang mahasiswa untuk berorganisasi baik akademik maupun nonakademik. Tetapi jika ada mahasiswa yang di luar kampus mengadakan organisasi tersendiri hal itu di luar pengawasan kami,” papar dia.

das

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…