Rabu, 19 Mei 2010 10:49 WIB Hukum Share :

Pencuri burung babak belur dihajar massa

Gresik–Warga Gresik Kota Baru (GKB) tepatnya di jalan Tanjung Hulu, Desa Yosowilangon, Kecamatan Manyar, Rabu  (18/5) pagi, ramai-ramai menghajar pencuri burung.

Menurut informasi kejadian itu bermula dari pintu pagar rumah korban Ferry Bastian, 32, yang beralamat di Jalan Tanjung Hulu II/2 GKB, tidak tutup. Peluang itu tidak disia-siakan Miftahul Huda, 26.

Warga Simo Pomahan Baru, Kelurahan Sukomanunggal, Surabaya ini, langsung masuk. Merasa aman, Huda mengambil burung beserta sangkar seharga Rp 800.000 milik korban.

Naas, saat mengambil burung jenis Cendet, Ferry Bastian memergoki. Kontan tuan rumah berteriak maling. Pelaku berusaha melarikan diri, namun berhasil ditangkap warga dan di hajar ramai-ramai.

Untung, tidak terlalu lama ada petugas Polsek Manyar yang kebetulan sedang berpatroli, tersangka digelandang ke Mapolsek.

Kapolsek Manyar AKP Darsuki membenarkan kejadian itu Untung saat dihajar massa ada anggota yang melintas berpatroli, sehingga pelaku segera diamankan. Tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan tegasnya.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…