Rabu, 19 Mei 2010 19:41 WIB Sepak Bola Share :

Nani mengaku lebih matang..

Portugal--Pemain sayap Portugal, Nani, mengaku telah meraih kematangan dalam bermain sepakbola. Hal ini diyakininya akan membawa keuntungan bagi negaranya menghadapi kompetisi Piala Dunia.
Mantan bintang Sporting Lisbon ini kembali menemukan performa terbaiknya di pertengahan musim lalu bersama Manchester United. Ia sering menjadi pemain kunci bagi Setan Merah menjalani Liga Premier Inggirs kendati harus puas di posisi runner up.

Pemain sayap ini mengaku telah belajar banyak dari banyak partai yang ia jalani musim lalu. Kegagalan mempertahankan kursi juara Liga Premier dari Chelsea justru memberinya semacam pondasi untuk meraih kesuksesan musim ini.

“Musim lalu menjadi sesuatu yang menyakitkan karena kami gagal memenangkan Liga Premier. Namun secara pribadi saya puas dengan level performa saya. Saya seperti menjadi seorang pemain yang lebih matang dan berpengalaman. Ini akan menjadi sesuatu yang penting bagi Portugal di Piala Dunia,” tutur Nani.

Ia menilai kali ini Portugal lebih siap menghadapi kompetisi sepakbola tingkat dunia itu dibanding saat menjalani Euro 2008. Nani berharap bisa menjadi bagian penting dari skuad asuhan Carlos Queiroz.
Kekhawatiran Nani dikesampingkan dari tim inti bisa dimaklumi.  Lantaran ia harus bersaing dengan pemain bintang sekelas Cristiano Ronaldo dan Simao agar menjadi pilihan utama Queiroz.

“Seperti saya bilang, tak mudah untuk bisa mempertahankan posisi di starting XI. Tapi Portugal bukan hanya Cristiano Ronaldo, dan kami telah membuktikannya,” catat Nani.

Ia berpendapat menghadapi Pantai Gading di partai perdana merupakan partai final sebenarnya bagi Portugal. Karena menurutnya partai tersebut akan menjadi kunci yang membuka pintu bagi Portugal untuk menghadapi lawan-lawan lain berikutnya.

kha

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…