Rabu, 19 Mei 2010 19:56 WIB Sragen Share :

Mabes Polri usut ijazah palsu Bupati Sragen

Sragen (Espos)–Tim penyidik gabungan Mabes Polri, Polda Jateng dan Polres Sragen bakal memeriksa enam saksi tambahan untuk melengkapi berkas kasus dugaan ijazah Bupati Sragen mulai Kamis (20/5) di Semarang. Bupati bakal ditetapkan sebagai tersangka setelah hasil penyidikan dinyatakan lengkap.

Persoalan tersebut mencuat dalam audiensi Ormas dan LSM bersama Kapolres Sragen AKBP IB Putra di Mapolres, Rabu (19/5). Kasatreskrim AKP Y Subandi mewakili Kapolres dalam kesempatan itu menjelaskan, sebelumnya ada tiga perwira menengah (Pamen) berpangkat Kombes dari Mabes Polri melakukan supervise ke Mapolres Sragen beberapa waktu lalu. Ketiga Kombes itu teridir dari pejabat Pengawas Penyidikan (Wasdik), pejabat Proanalis dan pejabat yang menangani perizinan ke Presiden.

“Supervisi para Pamen Mabes Polri itu bertujuan untuk meminta kami melengkapi berkas kasus dugaan ijazah palsu. Kapolda Jateng menunjuk AKBP Sigit Widodo sebagai ketua tim penyidik Polda Jateng atas kasus dugaan ijazah itu. Dengan demikian kami siap melakukan pemeriksaan tambahan bersama penyidik lainnya sesuai petunjuk Bareskrim Mabes Polri,” tegas AKP Y Subandi saat mendampingi Kapolres Sragen.

Kapolres AKBP IB Putra menambahkan, Kapolri Jenderal Polisi Hendarto Danuri menerima atensi langsung dari Komisi III DPR RI dalam dengar pendapat di Gedung DPR RI beberapa waktu lalu. Menurut dia, kasus dugaan ijazah palsu Bupati Sragen disebut langsung dan Kapolri memerintahkan untuk menyelesaikan kasus itu.

trh

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…