Rabu, 19 Mei 2010 14:46 WIB News,Internasional Share :

Krisis Thailand, 1.000 WNI siap dievakuasi

Malaysia--Kian tidak menentunya situasi di Thailand membuat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengeluarkan travel advisory bagi warga negara Indonesia yang bermukim di Thailand. Anjuran tersebut belum diketahui sampai kapan.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa disela-sela menemani kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Malaysia, mengatakan, KBRI di Bangkok baru mengeluarkan imbauan agar WNI di Thailand waspada dan menjauhi tempat-tempat aksi unjuk rasa dan kekerasan.

Kendati demikian, menurut mantan Dubes Inggris ini, KBRI belum merasa perlu mengeluarkan imbauan agar WNI meninggalkan Bangkok. Kemenlu pun saat ini baru mengeluarkan travel advisory, dan tidak mengeluarkan travel warning.

“Belum ada laporan dari WNI yang bermasalah akibat dari gangguan keamanan di Bangkok. Di seluruh Thailand terdapat sekitar seribu WNI,” tandas dia.

Kondisi Thailand makin tidak menentu. ‘Pertarungan’ antara para pendukung mantan Perdana Menteri Thaksin Sinawarta atau yang dikenal dengan ‘Kaus Merah’ dengan pemerintah Thailand terus berlangsung. Bahkan korban tewas dari ‘pertarungan’ tersebut sudah mencapai 7, sedangkan yang cidera sebanyak 100.

Secara terpisah, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu, Teguh Wardoyo mengimbau agar WNI mematuhi pemberlakuan zona tertutup oleh militer Thailand. Kemenlu telah memberikan notifikasi kepada seluruh WNI di Thailand agar tidak keluar rumah atau melakukan aktivitas yang dapat mengancam jiwa mereka.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi intelijen, kondisi Negeri Gajah Putih akan terus bergolak dalam pekan ini. “Kami tidak ingin mengambil resiko. Kemarin siang sebelum jam 3.00 waktu setempat, KBRI mengumumkan agar WNI di Thailand tetap tinggal di rumah atau siap dievakuasi,” kata Teguh Wardoyo.

Jika imbauan ini tidak diperhatikan dan memicu terjadinya sesuatu, KBRI, kata dia tidak akan bertanggung jawab. Namun, jika WNI memang merasa membutuhkan perlindungan maka dipersilakan menghubungi KBRI untuk dievakuasi atau diamankan. “Sebaiknya ikuti saja imbauan kami atau tanggung sendiri akibatnya,” imbuh dia.

Meski demikian, KBRI memastikan semua WNI di Thailand sejauh ini dalam keadaan aman. Walaupun, KBRI sendiri terletak di kawasan Rajprasong yang ditetapkan sebagai zona tertutup warga oleh militer Thailand. Kawasan ini dinyatakan tertutup untuk seluruh warga sipil, bahkan termasuk wartawan.

Inilah.com/isw

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…