Rabu, 19 Mei 2010 16:03 WIB Internasional Share :

Demonstran "kaus merah" serang gedung stasiun TV Thai

Bangkok–Situasi di Bangkok, Thailand masih memanas meski para pemimpin demonstran “kaus merah” telah menyerahkan diri. Bahkan para demonstran beramai-ramai menyerang gedung stasiun televisi Thai.

Gedung stasiun TV Channel 3 diserang oleh sekelompok demonstran “kaus merah”. Menurut seorang staf stasiun TV tersebut, sejumlah mobil yang diparkir di luar gedung dibakar oleh para demonstran. Para demonstran kemudian menerobos masuk ke gedung Channel 3.

Menurut seorang jurnalis seperti diberitakan AFP, Rabu (19/5), demonstran “kaus mera” juga melakukan aksi pembakaran di gedung Bursa Saham Thailand.

Bukan cuma itu, massa demonstran juga mengancam akan menyerang gedung harian Bangkok Post. Akibatnya, para jurnalis dan staf media tersebut pergi meninggalkan gedung kantor mereka. Para demonstran ‘kaus merah’ menuding media lokal Thai bersikap bias terhadap pemerintah.

Insiden tersebut terjadi setelah barikade yang dipasang para demonstran dirobohkan oleh kendaraan lapis baja militer Thai. Setidaknya lima orang dilaporkan tewas dalam operasi yang dilancarkan militer Thai untuk membubarkan demonstran tersebut.

Tak lama setelah jatuhnya korban jiwa tersebut, para pemimpin “kaus merah” mengumumkan penyerahan diri mereka pada otoritas Thai. Mereka juga mengimbau para demonstran untuk membubarkan diri.

Setelah penyerahan diri itu, militer Thai mengumumkan pihaknya telah menguasai keadaan. Namun tak lama kemudian para demonstran justru kembali melakukan aksi pembakaran dan penyerangan.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…