Rabu, 19 Mei 2010 20:55 WIB Negara Share :

Belanda pantang jemawa

Amsterdam--Belanda dijagokan melenggang mulus dari fase grup Piala Dunia 2010. Sedangkan tiga tim lainnya, Jepang, Kamerun dan Denmark, kemungkinan tinggal memperebutkan posisi kedua Grup E.

Prediksi itu mencuat seiring penampilan sempurna The Oranje di fase kualifikasi, dimana mereka membukukan rekor kemenangan 100 persen. Belanda berhak nangkring di peringkat empat FIFA, di belakang Brazil, Spanyol dan Portugal. Namun pelatih Belanda, Bert van Marwijk enggan terlena dan jemawa. Menurutnya, Belanda belum menggaransi apapun. Kejutan bisa terjadi kapan pun.

“Banyak orang mungkin berpikir kami akan melaju ke babak selanjutnya tanpa banyak masalah. Namun, lawan kami tidak bisa diremehkan,” kata Van Marwijk, yang ditunjuk menggantikan Marco van Basten seusai Euro 2008, seperti dilansir fifa.com, Rabu (19/5).

Ini penampilan kesembilan Belanda di arena Piala Dunia. Sayangnya, langkah terjauh mereka hanya level runner-up, pada 1974 dan 1978. Bermodal pilar macam Arjen Robben, Dirk Kuyt, Mark van Bommel dan Robin van Persie, tekanan untuk mengakhiri dahaga gelar makin menguat.
Jika berhasil menjuarai Grup E, tim Oranje di babak 16 Besar adalah runner-up Grup H. Italia diperkirakan bakal mengamankan posisi teratas grip tersebut, sedangkan Paraguay, Slovakia dan Selandia Baru bertarung demi peringkat dua.

Tetapi hitung-hitungan sejuh itu belum terlintas di benak Van Marwijk. Belanda perlu mewaspadai ancaman Denmark, yang finis di atas  Portugal, Swedia dan Hungaria pada fase kualifikasi. Adapun Jepang juga berpotensi melaju ke putaran kedua.

Van Marwijk sudah mengumumkan daftar 30 pemain sementara untuk Piala Dunia. Daftar tersebut masih harus diciutkan menjadi 23 orangnya. Alhasil tujuh pemain mesti bersiap angkat kaki dari skuat Oranje.  Perasaan was-was melanda winger Liverpool, Ryan Babel. Ia khawatir gagal masuk skuat final pilihan Van Marwijk. Kegalauan tersebut muncul seiring kesulitannya menembus skuat reguler The Reds, julukan Liverpool, musim ini.

“Saya belum yakin bakal masuk skuat. Tapi saya bertekad ingin memperkuat Belanda di Piala Dunia. Turnamen ini sesuatu yang spesial bagi setiap pesepakbola. Saya masih berusia 18 bulan ketika dipanggil masuk tim pada 2006 dan itu pengalaman luar biasa,” beber Babel, sebagaimana dilansir fifa.com.

Untuk berangkat ke Afrika Selatan, Babel harus bersaing dengan rekan setimnya di Liverpool, Daniel Agger. Kondisi itu ditanggapi santai oleh sang pemain.  “Selalu menyenangkan bermain melawan rekan setim dan saya yakin kami akan membicarakannya hal itu,” sambung dia.

yms

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…