Rabu, 19 Mei 2010 22:42 WIB News Share :

Arafat ajukan keberatan atas putusan hakim Komisi Kode Etik Polri

Jakarta –– Kompol Arafat tidak menerima putusan hakim komisi kode etik soal pemecatan dirinya. Ia mengajukan keberatan atas putusan tersebut.

“Arafat ajukan keberatan atas rekomendasi PTDH (Pemecatan Tidak Dengan Hormat) Komisi sidang Kode Etik dan Profesi,” ujar pendamping (pembela) dalam sidang Kode Etik dan Profesi Kombes Ihza Fadri kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (19/5).

Proses pengajuan keberatan, kata Ihza, saat ini sedang diproses Divisi Pembinaan dan Hukum Polri. Surat itu nantinya akan diserahkan ke atasan yang menghukum (Angkum) Kompol Arafat.

“Nanti diputuskan atasan angkum, dipecat atau tidaknya, dengan melihat rekomendasi komisi, angkum serta keberatannya,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kompol Arafat divonis terbukti melanggar kode etik dan direkomendasikan untuk dipecat oleh hakim komisi kode etik. Kompol Arafat terbukti menerima suap dan lalai menjalankan tugasnya sebagai penyidik saat menyidik kasus Gayus Tambunan.

Kompol Arafat juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan markus pajak Rp 28 milliar bersama dengan AKP Sri Soemartini.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…