Rabu, 19 Mei 2010 18:42 WIB News,Hukum Share :

2 PNS tewas berpelukan di Hotel

Jakarta--Dua pegawai negeri sipil (PNS) ditemukan tewas berpelukan di sebuah kamar Hotel Transit Parung kamar A-30, Parung, Bogor. Setelah olah TKP, polisi menduga pasangan selingkuh ini tewas karena kehabisan oksigen.

“Dari olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi karyawan hotel, kita menduga korban tewas karena kehabisan oksigen,” ujar Kapolres Bogor AKBP Tomex Kurniawan, Rabu (19/5).

Tomex menduga, pasangan ini menghirup gas buang secara berlebihan di mobilnya saat parkir di garasi hotel. Gas buang yang bercampur dengan oksigen bisa menjadi racun.

“Jadi mobil Kijang yang dipakai korban dimasukkan di garasi hotel dalam keadaan masih hidup. Mungkin lupa dimatikan, sehingga gas buang dari kendaraan bercampur dengan oksigen menjadi racun. Kedua korban mati lemas karena kehabisan oksigen,” jelas Tomex.

Dugaan polisi ini diperkuat dengan kondisi Hotel Transit Parung yang mempunyai garasi yang bisa langsung menuju pintu kamar para tamu. Pintu kamar yang ditempati pasangan kekasih itu pun tidak terkunci.

Selain itu, polisi menilai kecil kemungkinan keduanya dibunuh karena tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh mereka.

Tomex juga mengatakan jika tidak akan melakukan otopsi terhadap jenazah mereka, karena kedua keluarga menolaknya.

Pasangan kekasih yang tewas itu adalah adalah SP (48) yang merupakan sekretaris Dishub Kota Depok. Sedangkan sang wanita berinisial IY (41), guru PNS yang menetap di Sawangan, Depok. Keduanya telah berkeluarga.

dtc/isw

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…