Selasa, 18 Mei 2010 22:35 WIB News Share :

Sri Mulyani
Saya tidak kalah dan lari

Jakarta –Sri Mulyani telah memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai Menteri Keuangan, dan menerima pinangan sebagai Managing Director Bank Dunia. Sri Mulyani mengatakan, dengan kepindahannya ini bukan berarti dia kalah atau lari dari keadaan politik yang memojokkannya saat ini.

“Sebagian anda mengatakan apakah Sri Mulyani kalah? Apakah Sri Mulyani lari? Saya yakin banyak yang menyesalkan keputusan saya. Banyak yang menganggap itu loss atau kehilangan itu di antara anda semua yang ada di sini. Saya menang, saya berhasil karena yang pertama, kemenangan dan keberhasilan saya karena tidak didikte semua orang,” tegas Sri Mulyani ketika memberikan kuliah umum mengenai ‘Kebijakan Publik dan Etika Publik’ yang diadakan oleh Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (18/5).

Sri Mulyani mengatakan, dengan bergabung menjadi salah satu petinggi Bank Dunia, dirinya berhasil dan menang karena 3 alasan.

“Pertama saya tidak mengkhianati kebenaran, saya tidak mengingkari nurani saya, dan selama ini saya menjaga martabat dan harga diri saya. Di situ saya menang,” cetusnya penuh percaya diri.

Dalam acara tersebut, Sri Mulyani Indrawati menegaskan dirinya tetap akan kembali ke Indonesia setelah melaksanakan tugasnya sebagai Managing Director World Bank.

Bahkan panitia acara tersebut, mendukung pernyataan Sri Mulyani melalui pin yang dibagikan kepada peserta yang bertuliskan “I’ll Be Back” dengan foto Sri Mulyani di pin tersebut.

Sri Mulyani yang menggunakan blazer berwarna biru ini hadir dengan didampingi sang suami Tony Sumartono. Terlihat beberapa undangan yang hadir seperti Pjs Gubernur BI Darmin Nasution, Ketua Bapepam LK Fuad Rahmani, Chatib Basri, Raden Pardede, Wimar Witoelar, dan Tony Prasetiantono.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…