Selasa, 18 Mei 2010 22:41 WIB Klaten Share :

Miras paket hemat beredar di Klaten


Klaten (Espos)-
-Sekitar 600 liter minuman keras (Miras) oplosan dan ratusan botol Miras berbagai merk berhasil disita aparat Polres Klaten. Ratusan liter Miras itu disita polisi dari sejumlah lokasi berbeda yang menjadi sasaran Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).

Kapolres Klaten AKBP Agus Djaka Santosa mengatakan masyarakat perlu mewaspadai beredarnya Miras paket hemat yang diecer dalam kemasan plastik kecil dan dijual dengan harga relatif murah, yakni Rp 3.000-Rp 5.000 per plastik.

Dia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena kini beredar ciu yang dioplos dengan zat pewarna dan aroma buah sintetis sehingga sepintas menyerupai sirup beperasa buah. Miras jenis ini juga dijual dengan harga murah. “Berbahaya sekali jika Miras ini sampai dikonsumsi oleh anak sekolah,” tuturnya.

Saat memimpin gelar hasil operasi Miras di Mapolsekta itu, Kapolres Agus Djaka Santosa mengakui, banyak berjatuhannya korban akibat mengonsumsi Miras oplosan di sejumlah daerah di Tanah Air akhir-akhir ini disikapi serius oleh Polri. “Seluruh Polsek sudah diinstruksikan untuk menggelar operasi, termasuk di wilayah perbatasan,” katanya.

rei

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…