Selasa, 18 Mei 2010 10:34 WIB News Share :

Empat penambang tertimbun longsor

Tapaktuan–Seorang penambang tewas dan empat lainnya masih tertimbun ketika terjadi longsoran di sebuah tambang tradisional di kawasan pegunungan Desa Panton Luas, Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (17/5).

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Awi Setiyono melalui Kapolsek Sawang Iptu Syamsul Anwar mengatakan, korban tewas yaitu Epi Salami,19, warga Trieng Maduro Tunong. “Kami terus berupaya mengevakuasi korban yang diperkirakan berada dalam kedalam 20 meter lebih,” katanya seperti dilansir kompas.com, Selasa (18/5).

Tim penyelamat yang terdiri dari warga, PMI, aparat kepolisian, dan TNI masih berusaha mengevakuasi korban. Empat korban yang tertimbun itu yakni Zubir dan  Mansur warga Desa Lhok Pawoh, Karnadi warga Desa Trieng Muduro Tunong, dan Kafrawi warga Sawang Kuala.

Seorang penambang lain yang juga jadi korban, yakni Khairunas warga Pasie Kuala Ba’U Kecamatan Kluet Utara, berhasil dievakuasi sekitar pukul 20.30 WIB setelah enam jam lebih tertimbun longsor. Korban kini dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Yulidin Away (RSUYA) Tapaktuan.

Ketua DPR Kabupaten Aceh Selatan, Safiron mengatakan, lokasi tambang tradisional itu sekitar 25 meter arah barat ibu kota Kabupaten Aceh Selatan, Tapaktuan.

“Saya bersama Wakapolres dan unsur Muspika sudah sampai ke lokasi kejadian. Warga masih berusaha menggali tanah dengan cara manual,” kata Safiron yang juga berdomisili di sekitar Desa Panton Luas. Menurut dia, hingga pukul 18.30 WIB, masih terdengar suara minta tolong dari dalam lubang.

tiw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…