Selasa, 18 Mei 2010 17:07 WIB Boyolali Share :

Benahi listrik, warga Bawu tewas kesetrum

Boyolali (Espos)–Nasib tragis menimpa Ngatimin, 48, warga Dukuh Bentaran, Bawu, Kemusu. Ngatimin tewas saat membenahi aliran listrik yang ada di rumahnya, Senin (17/5).

Informasi yang dihimpun Espos di Mapolres, Selasa (18/5), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban bermaksud menyambung kabel listrik yang putus. Aliran itu menghubungkan listrik dari rumah Sumi, tetangganya ke rumah korban.

Saat akan menyambung kabel, aliran listrik tidak dimatikan. Tiba-tiba, alat yang digunakan untuk menyambung, mengenai arus listrik. Akibatnya, korban terpental sekitar satu meter. Saat ditemukan oleh Suparno, tetangganya, korban sudah tak sadarkan diri. Korban juga mengalami luka bakar pada telapak tangan kiri.

Saksi Suparno kemudian melaporkan kejadian itu ke dokter Puskesmas. Dari pemeriksaan yang dilakukan tim medis, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Kapolres Boyolali AKBP Agus Suryonugroho melalui Kapolsek Kemusu AKP Mujiyono membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan korban kemudian diserahkan kepada keluarganya,” ujarnya. Pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat akan menyambung listrik. Terlebih jika arus listrik tidak dimatikan terlebih dahulu.

fid

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…