Senin, 17 Mei 2010 16:38 WIB Negara Share :

Tim Meksiko, terkendala di lini depan

Ciudad de Mexico–Di kancah internasional, Meksiko memang belum banyak mencetak prestasi. Tim berjuluk El Tri in hanya memenangi satu trofi juara di ajang Piala Konfederasi 1999. Di Copa America 1993 dan 2001, Meksiko hanya keluar sebagai runner up sedang di ajang Piala Emas CONCACAF, Meksiko meraih lima gelar juara.

Meksiko melangkah ke Piala Dunia Afrika Selatan dengan susah payah. Setelah ditinggal pelatih Hugo Sanchez, Sven-Goran Eriksson yang menangani tim gagal memperlihatkan performa terbaik Meksiko. Dia kemudian diganti Javier Aguirre yang akhirnya bisa mencatat lima kemenangan dan satu hasil seri untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2010.

Meksiko sebenarnya bukanlah tim penggembira di PD 2010. Bermodal sejumlah pemain berkualitas seperti Rafael Marquez di jantung pertahanan, Cuauhtemoc Blanco di posisi gelandang dan Guillermo Franco di lini depan, Javier Aguirre tentunya punya kans besar untuk bisa mendapatkan hasil maksimal di Piala Dunia kali ini.

Hanya saja Meksiko sejauh ini memang punya sedikit kendala di barisan depan. Para pelatih yang pernah menangani tim ini semuanya harus memeras otak untuk menciptakan ujung tombak yang tajam untuk mengumpulkan gol kemenangan. Dan sosok Javier Aguirre adalah pelatih yang pintar memotivasi pemainnya dan semua itu dibuktikannya saat mendapat kepercayaan menangani tim selepas Eriksson diturunkan.

“Saya merasa rileks. Setiap kali Anda mencapai tujuan, Anda telah mencapai kepuasan. Saya senang dan bangga. Ketika saya mengawalai pekerjaan ini (pelatih Meksiko) kami berada di peringkat kelima klasemen sementara dan sembilan poin tertinggal oleh peringkat pertama. Sekarang kami berada di Piala Dunia,” kata Javier Aguirre yang membawa Meksiko finis di peringkat kedua di Zona CONCACAF dan memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2010.

Gaya Aguirre dengan pola 4-3-3 membuktikan Meksiko kali ini adalah tim dengan tipe menyerang. Namun secara fleksibel formasi ini bisa berubah tergantung kebutuhan dan lawan yang dihadapi.

Jika membahas skuad Meksiko, tentu saja ada beberapa nama yang wajib disebut antara lain Rafael Marquez. Pemain belakang yang kini membela klub Barcelona, Spanyol ini terkenal dengan tampilan lugasnya ketika berada di jantung pertahan.

Tak kenal kompromi dengan striker lawan adalah salah satu ciri permainannya. Terkenal solid dan wawasan sepakbolanya membuat dia ditunjuk sebagai kapten Timnas Meksiko. Dia juga cukup produktif dalam urusan menjebol gawang lawan, namun emosi yang meledak-ledak membuatnya kerap mendapat masalah.

Menengok ke belakan sejarah Meksiko di kancah sepakbola dunia, tim ini pernah mencapai titik terbaiknya dengan masuk perempatfinal pada Piala Dunia 1970 dan 1986.

Namun demikian, mengingat kekuatan tim-tim finalis PD 2010, Meksiko memang belum berani memasang target juara. Melebihi hasil perempatfinal 1970 dan 1986 adalah target realistis yang akan diusung Meksiko.


Data dan fakta Meksiko

Fakta negara

Nama resmi:          Estados Unidos Mexicanos
Ibu kota:                 Ciudad de Mexico
Pemerintahan:     Republik federal
Kemerdekaan:     16 September 1810
Luas:                        1.964.382 km2
Penduduk:              107.127.013 (perkiraan 2006)
Mata uang:            Peso (Meksiko)

Fakta Federasi Sepakbola

Nama federasi:    Federacion Mexicana de Futbol (FMF)
Berdiri:        1927
Konfederasi:    CONCACAF
Ranking FIFA (Des 2009):    15

Piala Dunia

Rekor penampilan: 13 (1930, 1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1978, 1986, 1994, 1998, 2002, 2006)
Capaian terbaik: perempatfinal 1970 dan 1986

Rekor Meksiko
·- Di bawah komando pelatih Javier Aguirre, Meksiko menjadi momok menakutkan bagi lawan mereka. Hal itu dibuktikan dengan penampilan impresif dalam 12 laga tanpa menelan kekalahan sebelum dipatahkan Kolombia 1-2 dilaga persahabatan.
– Skuad Meksiko yang diusung untuk kualifikasi Afrika Selatan ·diperkuat oleh empat pemain yang pernah memenangi Piala Dunia U-17 FIFA di Peru pada 2005. Mereka adalah Giovani dos Santos, Carlos Vela, Efrain Juarez dan Hector Moreno.
– Anehnya, tidak ada orang Meksiko yang masuk di antara 20 peraih skor teratas dalam kualifikasi PD 2010 Zona CONCACAF, meskipun tidak kurang dari 18 pemain mereka yang berhasil menyarangkan bola ke jala lawan sedikitnya satu gol setiap orang.

Prakiraan skuad inti Meksiko

Pelatih:    Javier Aguirre
Pola 4-3-3
Penjaga gawang:Guillermo Ochoa
Bek kanan: Efrain Juarez
Bek kiri: Carlos Salcido
Bek tengah: Rafael Marguez
Bek tengah: Ricardo Osorio
Tengah: Gerardo Torrado
Gelandang kanan: Israel Castro
Gelandang kiri: Andres Guardado
Depan: Cuauhtemoc Blanco; Guillermo Franco, Javier Hernandez

Klasemen akhir Zona CONCACAF
No    Tim                                    M    M    S    K    M-K    N
1     Amerika Serikat             10     6     2     2     19-13     20
2     Meksiko                             10     6     1     3     18-12     19
3     Honduras                          10     5     1     4     17-11     16
4    Kosta Rika                          10     5     1     4     15-15     16
5     El Salvador                        10     2     2     6     9-15    8
6     Trinidad and Tobago     10     1     3     6     10-22    6

who

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…