Senin, 17 Mei 2010 14:57 WIB News Share :

Setiap tahun, 500 kasus perdagangan manusia terjadi di Jawa Timur

Surabaya— Tiap tahun setidaknya 500 kasus perdagangan manusia (human trafficking) terjadi di Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Senin (17/5), mengatakan dengan jumlah ini, Jawa Timur menduduki peringkat ketiga dalam jumlah perdagangan manusia di Indonesia.

“Kita harus perangi ini, 500 kasus per tahun bukanlah angka yang sedikit,” kata Gus Ipul, panggilan Saifullah Yusuf, sesaat sebelum masuk keruang kerjanya.

Menurut dia, kampanye perang terhadap perdagangan manusia juga telah dilakukan misalnya dengan mendukung acara yang dilakukan oleh sebuah stasiun televisi bertajuk End Exploitation and Trafficking.

Dalam acara yang digelar di Markas Kodam V Brawijaya tersebut, tambah Gus Ipul, pemerintah Jawa Timur telah menyampaikan dukungan penuh untuk mengurangi perdagangan manusia ini.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemerintah Provinsi Jawa Timur Gunarto mengatakan, untuk memerangi perdagangan manusia, Jawa Timur membentuk gugus tugas perlindungan perempuan dan anak dengan mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 188/310/kpts/013/2009.

“Berbagai rencana aksi juga telah kita lakukan untuk mendukung langkah ini,” kata dia.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…