Senin, 17 Mei 2010 11:23 WIB Hukum Share :

Polri
Video Noordin M Top berasal dari AS

Jakarta–Markas Besar Polri mendalami temuan beredarnya video dalam akun facebook yang berjudul ‘Asy Syahid Abo Mo’awwidz Noordin M Top’. Mabes Polri mendapatkan bahwa IP Address atau alamat protokol internet itu bukan dari Indonesia.

“Kita sudah koordinasi dengan cyber crime, itu Internet Protocol address-nya (IP) juga dari Amerika,” kata Pjs Kepala Bidang Penerangan Umum Komisaris Besar Polisi Zulkarnaen dalam keterangan tertulis, Senin (17/5). “Seperti blog Abdullah Sonata yang sudah kita shut down”.

Maka itu, Mabes Polri akan berkoordinasi dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menindaklanjuti ceramah ajakan jihad itu. Polri akan meminta bantuan Biro Investigasi Federal (FBI) menyelidiki video ceramah itu.

“Nanti kita akan koordinasi dengan penegak hukum di sana, seperti FBI dan lainnya. Biasanya kalau teroris langsung dibantu,” ujar dia.

Seperti diketahui, video berdurasi 19 menit itu dikirim akun atas nama Abu Mush’ab Azzarqawi. Video itu berisi suara orang berlogat melayu Malaysia sedang berceramah.

Video ceramah ini mengajak pendengar untuk berjihad di jalan Allah. Pembukanya, penceramah menggunakan hadits Bukhari Muslim.

“Sungguh pergi atau berangkat perang di jalan Allah lebih baik dari dunia seisinya,” kata pria yang diklaim bernama Asy Syahid Abo Mo’awwidz Noordin M Top.

Noordin M Top sendiri tewas dalam penggerebekan di Kampung Kepohsari, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah pada 16-17 September tahun lalu.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…