Senin, 17 Mei 2010 20:25 WIB News Share :

Pemerkosa ABG berantai di Bekasi ditangkap

Jakarta —Aparat Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten menangkap pelaku pemerkosaan. Pelaku melakukan aksi biadabnya secara berantai terhadap sejumlah anak baru gede (ABG).

“Tersangka sudah kita amankan. Sekarang masih diperiksa,” kata Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Herri Wibowo saat dihubungi, Senin (17/5).

Herri mengatakan, pelaku diketahui bernama Sukandi alias Andre,26. Ia berhasil ditangkap setelah korban terakhir, sebut saja, Bunga ,16, melapor tentang pemerkosaan yang dilakukan oleh tersangka terhadapnya.

Bunga yang beralamat di Jl Beruang, Cikarang Baru, Desa Jaya Mukti, Cikarang, Bekasi diperkosa pelaku pada Minggu 25 April 2010 pukul 18.30 WIB, di sebidang tanah kosong di Jl Antilup, Jaya Mukti, Cikarang, Brekasi.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan membuat sketsa wajah pelaku. Pelaku kemudian ditangkap pada Senin sore di sebuah warnet di kawasan Cikarang Pusat, Bekasi.  “Saat ditangkap dia sedang chatting,” imbuhnya.

Polisi kemudian menggeledah rumahnya di kawasan Jaya Mukti, Bekasi. “Kami temukan sejumlah vcd porno dan majalah porno di rumahnya,” imbuhnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan jo Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Kini polisi terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka.

Kepada polisi, pelaku mengaku telah memperkosa dua gadis lainnya, sebut saja, Mawar,18, dan Melati,24.

“Keterangannya masih didalami untuk mengorek informasi kemungkinan dia telah melakukan pemerkosaan lebih dari 3 kali,” tandas Herri.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…