Senin, 17 Mei 2010 09:49 WIB News Share :

Jalur Ponorogo-Pacitan berangsur normal

Pacitan— Jalur Pacitan-Ponorogo, Jawa Timur, yang sempat terputus karena tertimbun longsor tanah dan batu di Dusun Gupit, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, berangsur mulai normal kembali.

Kapolres Pacitan AKBP Wahyono mengatakan, sebagian kendaraan jenis roda dua dan empat kelas niaga kecil sudah diizinkan melintas di jalur tersebut, terhitung mulai pukul 07.00 WIB, Senin (17/5) pagi.

“Untuk kendaraan besar lainnya, termasuk angkutan umum, sementara masih dialihkan melalui Kecamatan Purwantoro-Wonogiri, Jawa Tengah,” kata Kapolres.

Saat ini, proses evakuasi material longsor masih terus diupayakan oleh pemerintah. Sejumlah peralatan berat bantuan dari Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) Jatim di Pacitan dikerahkan untuk menyingkirkan bongkahan batu besar yang menimpa badan jalan.

Meski dinyatakan mulai normal, kamacetan masih terjadi terutama di ruas jalan raya Pacitan-Ponorogo di Dusun Gupit, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.

Hal itu terjadi, lantaran badan jalan yang bisa dilintasi masih terlalu sempit. Kendaraan dari Pacitan menuju Ponorogo ataupun sebaliknya harus bergantian untuk menghindari kecelakaan di titik longsor yang dihimpit tebing dan jurang di bibir Sungai Grindulu tersebut.

“Semoga sore ini seluruh material longsor bisa disingkirkan, sehingga arus lalu-lintas jurusan Pacitan-Ponorogo sepenuhnya normal kembali,” ucapnya berharap.

Sejak Minggu sore (16/5), sekitar pukul 14.00 WIB, longsor yang terjadi di ruas jalan raya di Dusun Gupit, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari sempat membuat jalur Pacitan-Ponorogo, lumpuh.

Arus lalu-lintas dari manapun menuju Ponorogo praktis macet total, akibat guguran batu besar seukuran truk tronton yang menimpa badan jalan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…