Senin, 17 Mei 2010 10:58 WIB News,Internasional Share :

Indonesia - Malaysia perlu bangun pusat kebudayaan serumpun

Kuala Lumpur— Indonesia dan Malaysia perlu membangun pusat kebudayaan serumpun di masing-masing negara sebagaimana yang direkomendasikan EPG (Eminent person group) karena salah satu potensi potensi dan paling krusial adalah masalah kebudayaan.

“Beberapa kali terjadi ketegangan antara Indonesia-Malaysia, bahkan beberapa kali demontrasi di Kedubes Malaysia di Jakarta, adalah karena isu dan masalah kebudayaan. Oleh karena itu, pembentukan pusat kebudayaan serumpun Indonesia-Malaysia di masing-masing negara sangat penting,” kata juru bicara EPG Indonesia Dr Musni Umar, Senin (17/5).

EPG Indonesia-Malaysia yang dibentuk oleh masing-masing kepala pemerintahan telah merekomendasikan perlunya pusat kebudayaan serumpun Indonesia-Malaysia di Indonesia dan Malaysia.

EPG sendiri akan mengikuti pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Najib Tun Razak di Kuala Lumpur, 18-19 Mei 2010, dalam rangka pertemuan konsultasi tahunan ke-7.

ant/rif

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…