Senin, 17 Mei 2010 13:17 WIB News Share :

Diteriaki 'teroris', 1 orang ditembak polisi

Indramayu— Warga yang berada di Pasar Patrol Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu digegerkan dengan penembakan seorang pelaku yang disebut sebagai teroris. Polisi juga menangkap seorang pria lainnya.

Polisi yang menggunakan mobil berwarna silver berplat nomor Jakarta ini tiba-tiba turun dan langsung menembak seseorang yang sedang menunggu angkutan umum di samping KPC Bank Jabar Patrol, tepatnya di sebelah utara jalan raya menuju Cirebon.

“Pelaku sempat diseret dan diteriaki teroris oleh polisi yang berpakaian seperti di televisi. Kita gak berani mendekat takut ada bom yang meledak,” ujar Indah, Warga Patrol, Senin (17/5) siang.

Dari informasi yang diperoleh, selain menembak seorang pelaku tersebut, polisi juga menangkap seorang pelaku lain dengan menodongkan moncong pistol ke wajahnya.

Sementara itu, Polres Indramayu mengaku penangkapan kedua pelaku hanya kasus kriminal biasa. Memang, memang penangkapan ini melibatkan petugas dari Polda Metro Jaya dari Jakarta. Namun Polisi enggan menyebutkan tindak pidana yang dilakukan kedua pelaku.

“Petugas sengaja berteriak teroris khawatir pelaku dihakimi warga. Ini hanya kriminal biasa dan pelaku sudah dibawa ke Jakarta,” tegas AKBP Nasri Wiharto, Kapolres Indramayu kepada Wartawan.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…