Minggu, 16 Mei 2010 13:46 WIB Sepak Bola Share :

Steven Pienaar, berpengaruh besar pada kiprah Afsel

Kiprah Afsel di ajang Piala Dunia 2010 kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh penampilan midfielder Steven Pienaar. Lahir di Johannesburg, 17 Maret 1982, Pienaar kini menjadi salah satu tumpuan Afsel untuk bisa menuai hasil maskimal di PD 2010. Melihat penampilannya yang konsisten bersama Everton selama berlangsungnya Liga Premier  musim ini, pemain bertinggi badan 175 cm ini memang menjadi pilihan utama pelatih  Alberto Parreira.

Dia adalah pemain tengah serba bisa, mampu diposisikan sebagai gelandang kiri dan mumpuni di sayap kanan. Sepanjang kariernya, Pienaar telah melanglang ke berbagai klub elite di Afrika dan Eropa antara lain Ajax Cape Town 1999-2001 (mencetak 6 gol dari 24 pertandingan), Ajax (mencetak 15 gol untuk 94 laga), Borussia Dortmund dan Everton 2007-2010 (mencetak delapan gol dari 86 pertandingan). Bersama Timnas Afsel, Pienaar telah tampil 46 dengan mencetak dua gol.

Pemain gelandang sarat bakat ini belum lama terpilih sebagai pemain terbaik Afsel. Kehadirannya di lapangan tengah Bafana memberikan peran sangat vital.

Pienaar pun optimistis PD 2010 akan menjadi kenangan tersendiri bagi setiap orang yang hadir menyaksikan. “Semua yang ada di negara kami telah dikerjakan untuk menyambut datangnya PD. Sedikitnya untuk beberapa pekan ke depan, saya rasa warga Afsel akan melupakan semua masalahnya dan akan terlihat senyuman di wajah-wajah mereka,” kata Pienaar dalam website resmi FIFA.

who

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…