Minggu, 16 Mei 2010 16:35 WIB Sport Share :

Simon kalah, China juara

Kuala Lumpur--Tim Thomas China akhirnya keluar jadi juara dengan mengalahkan Indonesia 3-0 di final. Kesuksesan itu dipastikan oleh kemenangan 19-21, 21-17 dan 21-7 yang diukir Chen Jin atas Simon Santoso.

Dilaporkan wartawan detiksport dari Putra Stadium, Kuala Lumpur, Minggu (16/5) sore WIB, Simon mampu memberikan perlawanan sengit dari set pertama yang kemudian berhasil dia menangi.

Simon, peringkat 12 dunia, bermain tak kalah sengit di set kedua meski akhirnya kalah dari Chen yang tunggal putra terbaik ketiga di dunia. Penampilan Simon sendiri di set ketiga anti-klimaks dan akhirnya tunduk dari Chen.

Hasil ini membuat Indonesia kalah telak 0-3 dari China setelah di dua partai sebelumnya juga mengalami kekalahan.

Chen meraih dua poin pertama meski Simon lantas berhasil merebut dua poin berikutnya untuk menyamakan skor 2-2. Simon kemudian ganti meninggalkan Chen dan smes kerasnya membuat dia unggul 4-2.

Lewat smes keras dan pukulan-pukulan silang, Simon sempat merepotkan Chen untuk meraih keunggulan sampai 8-5. Namun, Chen perlahan-lahan bisa mengejar dan berbalik unggul di kedudukan 11-10.

Setelah itu keunggulan masih terus dipegang Chen kendati Simon terus mendekat dan bahkan berhasil menyamakan skor di kedudukan 15-15 setelah Chen gagal mengembalikan shuttlecock dengan baik.

Pertarungan alot lantas terjadi di antara kedua pemain yang saling susul menyusul. Chen baru mulai melebarkan jarak jadi 18-16 setelah smes Simon hanya menghantam net.

Lewat permainan agresif, Simon berhasil menyamakan skor jadi 18-18. Dua poin tersebut diraih lewat smes-smes keras yang dilancarkan Simon. Pukulan Chen yang keluar dari lapangan Simon bahkan bikin Simon akhirnya unggul 20-18.

Chen sempat memangkas ketinggalan jadi 19-20, tetapi Simon sudah tak tertahan dan menutup set pertama dengan kemenangan setelah Chen gagal mengembalikan shuttlecock.

Simon meraih poin pertama di set kedua, tapi kesalahan-kesalahannya kemudian membuat Chen berbalik unggul sampai 3-1. Simon kemudian berhasil menyamakan skor di kedudukan 4-4 tapi Chen lantas kembali unggul.

Simon sempat berbalik unggul pada kedudukan 9-8 setelah backhand gagal dari Chen. Namun, si pemain China kembali menyamakan skor lagi dengan 9-9. Sungguh ketat seperti halnya duel di set pertama.

Keunggulan sempat dipegang Simon sampai dengan kedudukan 12-10. Chen mengejar dan sukses menyamakan kedudukan bahkan berbalik unggul sampai 15-12 setelah pukulan Simon terlalu menyamping dan melebar keluar.

Chen terus menambah angka dan satu poinnya digugat Simon karena raket Chen melewati net. Namun, poin tetap untuk Chen dalam keunggulan 19-16. Pada akhirnya set kedua ini jadi milik Chen setelah pengembalian Simon melebar keluar.

Di set ketiga, Simon meraih poin pertama hanya untuk disamakan dengan cepat oleh Chen. Si pemain China lantas melaju dan meraup angka demi angka sampai unggul jauh 11-2.

Simon tampak kesulitan meraih angka di set ini. Tampil tak sealot seperti di set sebelumnya, Simon acap bikin kesalahan sendiri. Sebaliknya Chen kian semangat saja dan terus mengeluarkan smes-smes keras dan permainan net apik.

Keputusan wasit sekali lagi merugikan Simon yang tampak sudah kian tak semangat saja. Chen pun akhirnya menutup permainan dengan 21-7 setelah pukulan Simon melebar.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…