Minggu, 16 Mei 2010 15:51 WIB Karanganyar Share :

Mantan Ketua KSU Sejahtera, Fransisca jadi tersangka

Semarang (Espos)–Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejakti) menetapkan mantan Ketua KSU Sejahtera, Karanganyar tahun 2007 Fransiska Riana Sari sebagai tersangka kasus dugaan pembangunan perumahan bersubsidi Griya Lawu Asri (GLA) senilai Rp 15 miliar.

Kepala Kejakti Jateng Salman Maryadi ketika dihubungi di Semarang, Minggu (16/5) membenarkan penetapan status tersangka Riana yang masih kerabat dari Bupati Karanganyar Rina Iriani itu.

Penetapan tersangka tersebut, menurut Salman dilakukan penyidik Kejakti setelah melakukan pemeriksaan terhadap Fransisca pada Jumat (14/5) lalu.

“Dari bukti-bukti yang diperoleh pada pemeriksaan, yang bersangkutan (Fransisca) ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Dengan bertambahnya tersangka baru ini, maka sampai sekarang jumlah tersangka kasus dugaan korupsi GLA dan proyek rehabilitasi perumahaan dari Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berjumlah tiga orang.

Tersangka sebelumnya adalah mantan Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Sejahtera periode 2008, Handoko Mulyono ditahan di LP Kedungpane Semarang dan Ketua Dewan Penasihat KSU Sejahtera, Toni Haryono yang dirawat di ruang VVIP Paviliun Garuda, RSUP dr Kariadi Semarang.
Lebih lanjut Salman menyatakan tersangka Fransisca tak ditahan sebagaimana dua tersangka sebelumnya karena pertimbangan kemanusiaan.

“Atas pertimbangan kemanusiaan, tersangka Fransisca tak ditahan, karena masih memiliki anak kecil,” katanya.

Seperti diketahui Fransisca masih memiliki anak berusia bawah usia lima tahun (Balita), sehingga memerlukan perhatian dari ibunya.

Alasan penetapan tersangka, Menurut Salman, mantan Ketua KSU Sejahtera periode 2007 diduga mengetahui aliran dana yang dikucurkan Kemenpera kepada koperasi itu untuk mendanai pryek GLA.

Salman menambahkan, tersangka dijerat Pasal 2 dan pasal 3 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU No. 20/2001 jo Pasal 55 KUHP.

oto

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…