Sabtu, 15 Mei 2010 15:31 WIB News Share :

Taman Nasional Gunung Merbabu longsor, satu orang tewas

Magelang--Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM) di Dusun Mejing, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Sabtu (15/5), longsor mengakibatkan seorang pencari rumput Ny Seneng, 60, tewas di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan pada Sabtu pagi Seneng berangkat mencari rumput di petak 27 TNGM  bersama dua saudaranya, yakni kakaknya Repini, 65 dan adiknya Kuat, 45.

Sekitar pukul 09.30 WIB saat mencari rumput di lereng sebuah tebing tiba-tiba tanah di atasnya longsor dan menimpa Seneng dan Repini, sedangkan Kuat terhindar dari bencana tersebut. Seluruh tubuh Seneng tertimbun tanah dan tewas di lokasi kejadian, sedangkan Repini tertimbun dari kaki hingga dada dan dia mengalami luka-luka di bagian paha.

Menurut Repini, sebelum tebing mau longsor sebenarnya ada beberapa gumpalan tanah yang jatuh. “Saat itu saya sudah berteriak agar adik saya itu menjauh dari lokasi karena mau longsor tetapi dia tidak menghiraukan peringatan itu.

Ia mengatakan tidak lama setelah memperingatkan adiknya agar menjauh, tiba-tiba terjadi longsor dan mengubur adiknya. “Saya juga tertimbun tanah sampai dada dan tidak bisa bergerak. Saya baru bisa bangun setelah mendapat pertolongan dari warga,” katanya.

Melihat kedua kakaknya tertimpa longsoran, Kuat, berteriak dan lari ke arah rumahnya yang berjarak sekitar 250 meter untuk minta tolong kepada masyarakat.  Seorang tetangga korban, Suwito Wakidi mengatakan kondisi Ny. Seneng tertimbun tanah sedalam 1,5 meter. Korban bisa dievakuasi sekitar satu jam setelah kejadian.

“Mendengar teriakan Ny. Kuat, warga terus berlarian ke lokasi kejadian dan memberikan pertolongan dengan menyingkirkan tanah yang menimpa Ny. Repini dan Ny. Seneng dengan menggunakan cangkul,” katanya.

Ia mengatakan, ketinggian tebing yang longsor sekitar 25 meter. Menurut dia, di kawasan tersebut beberapa kali terjadi longsor tetapi tidak sampai menimbulkan korban. Saat kejadian sebenarnya tidak hujan, namun pada Jumat (14/5) siang dan malam terjadi hujan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…