Sabtu, 15 Mei 2010 10:32 WIB News Share :

Sekolah terendam banjir, ratusan siswa diliburkan

Kediri–Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri Ngablak I dan II Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri hari ini, Sabtu (15/5) terpaksa diliburkan. Sejumlah siswa kelas VI juga terpaksa mengikuti ujian akhir sekolah di tempat lain setelah kawasan tersebut terendam air sejak semalam.

Kepala Sekolah SDN Ngablak Tarmudji mengatakan akibat tingginya curah hujan yang terjadi Jumat (14/5) membuat gedung sekolahnya terendam air. Selain menggenangi seluruh kelas, pagar sekolah yang terbuat dari batu bata juga ambruk diterjang luapan air. “Kami meliburkan anak-anak pagi ini,” kata Tarmudji, Sabtu.

Banjir itu terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Bendo Krosok yang mengelilingi Dusun Maron, Kecamatan Banyakan. Tanggul itu tak kuat menahan debit air sungai yang membesar dari lereng Gunung Wilis. Tercatat empat dusun di Desa Ngablak tergenang air dan memasuki rumah warga di Dusun Ngablak, Bagol, Tanjung, dan Jajar.

Hingga pagi ini sejumlah kawasan masih tergenang air. Kondisi ini menyulitkan para pelajar kelas VI SDN Ngablak yang harus mengikuti ujian akhir sekolah pada hari ini. Untuk mempertahankan jadwal ujian, sebanyak 54 siswa kelas VI terpaksa diungsikan ke bangunan Madrasah Ibtidaiyah Jajar yang berjarak 700 meter dari sekolah mereka. Sedangkan 302 pelajar lainnya diliburkan.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…