Sabtu, 15 Mei 2010 18:37 WIB News Share :

PPP tak permasalahkan penunjukan Ical jadi ketua harian Setgab

Semarang (Espos)–Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali tidak mempermasalahkan penunjukan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Harian sekretariat gabungan (Setgab) Parpol koalisi pendukung pemerintahan.

“Pak Ical (Aburizal Bakrie) pantas menjabat sebagai ketua harian Setgab karena senioritas, selain Golkar pertai kedua terbesar dan memiliki suara cukup besar dalam koalisi,”  katanya kepada wartawan saat menghadiri Musyawarah Kerja (Musker) DPW PPP Jateng di Semarang, Sabtu (15/5).

Lebih lanjut, ia menyatakan, pembentukan Setgab Parpol koalisi pendukung pemerintahan sebagai salah satu upaya penyamaan persepsi antarpartai koalisi.

“Ini (Setgab) untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman di antara Parpol koaliasi,” ujaranya.

Dengan terbentuknya Setgab, sambung Suryadharma , ke depan tidak terjadi benturan antara anggota Parpol koalisi pemerintah di parlemen karena kurangnya komunikasi.

Keberadaan Setgab, lanjut ia, bukan bermaksud untuk mengendurkan pengusutan hukum kasus bailout Bank Century yang telah diputuskan paripurna DPR.

Pasalnya tujuan pembentukan Segab koalisi untuk memperkuat pemerintah agar supaya dapat menjalankan program-program kerakyatan yang lebih besar.

“Pengusutan skandal Bank Century tetap jalan terus, khan telah diputuskan paripurna DPR,” tandasnya.

Suryadharma menambahkan, meski menjadi anggota Setgab, PPP tetap bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan kepentingan rakyat.

“Kami tetap akan kritis, kebersamaan dalam Setgab memberi peluang adanya perbedaan antara Parpol,” ujar Menteri Agama ini.

oto

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…