Sabtu, 15 Mei 2010 18:11 WIB Karanganyar Share :

Kantor Primagama dibobol maling

Karanganyar (Espos)–Lembaga pendidikan Primagama Cabang Karangpandan, Karanganyar, Jumat (14/5) malam dibobol maling. Total kerugian mencapai Rp 10 juta. Menurut salah satu instruktur lembaga tersebut, Molgiyanto, 28, pelaku diduga lebih dari tiga orang.

Para pencuri menerobos masuk melalui pintu belakang yang kebetulan tidak terkunci. Mereka lalu membobol jendela salah satu ruang kelas yang berada di belakang. Jendela itu kondisinya memang agak ringkih. Setelah itu, pencuri mencongkel engsel pintu kelas.

Molgiyanto tidak bisa memperkirakan kapan kejadian itu berlangsung, karena saat malam, tidak seorang pun berjaga di kantor itu. Baru ketahuan kantor tersebut disambangi maling pada pagi sekitar pukul 06.00 WIB, saat office boy (OB) Primagama datang ke kantor. OB mendapati salah satu pintu kelas rusak.

Mengetahui hal ini, pihak Primagama langsung melapor ke Polsek Karangpandan. Beberapa jam kemudian, petugas dari Polsek Karangpandan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah barang yang berhasil digondol pencuri antara lain, dua unit komputer, dua printer, dua stabilizer, speaker dan kibor komputer.

“Komputer kami letakkan di front office,” kata Molgi saat ditemui Espos di Kantor Primagama Karangpandan, Sabtu (15/5).

Selain merusak jendela dan pintu kelas, pencuri juga membobol almari di ruang depan. Kemungkinan, kata Molgi, pencuri mengira di almari itu ada uang tunai. Padahal, almari itu hanya sebagai tempat untuk menyimpan sejumlah dokumen. Pencuri mengobrak-abrik isi almari.

Malam itu, sambung Molgiyanto, kondisi cuaca sedang hujan. Listrik di sekeliling kantor itu juga mati. “Pencuri memanfaatkan momen listrik mati untuk mengambil barang di sini. Apalagi rumah di belakang kantor juga tak berpenghuni,” terangnya.

Sejumlah dokumen penting seperti daftar siswa dan program komputer, hilang. Molgiyanto memperkirakan, pencuri tersebut sebelumnya sudah mengetahui denah sejumlah ruang di kantor Primagama. Sebab, kata dia, pencuri mengetahui lewat jalur mana mereka akan masuk dan keluar.

Terpisah, Kapolsek Karangpandan, AKP Suyatmi mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso, mengatakan, kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih gamblang terkait pencurian itu. “Masih akan kami dalami,” kata Suyatmi.

m87

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…