Sabtu, 15 Mei 2010 21:29 WIB Wonogiri Share :

2 Pekerja perontok padi tewas tersambar petir

Wonogiri (Espos)–Dua orang pekerja perontok padi tewas tersambar petir saat berada di persawahan, di Dusuin Nglilir, Desa Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Sabtu (15/5) sore. Kedua korban tewas adalah warga Desa Ngadirejo, yakni Paimin, 40 dan Sadiman, 50.

Keterangan yang dihimpun Espos, Sabtu, menyebutkan kedua korban hanya tetangga beda dusun di Desa Ngadirejo, Eromoko. Paimin merupakan warga Dusun Mojosari sedangkan Sadiman, warga Dusun Plumbon. Camat Eromoko, Tarmanto, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kejadiannya di Dusun Nglilir, sebelah utara kantor Balai Persemaian Padi. Kabarnya, ada enam orang yang merontokkan bulir padi, karena saat itu ada panen,” ujar Tarmanto

Tarmanto menjelaskan keenam orang tersebut sudah bermaksud pulang. Dua orang sudah meninggalkan empat temannya yang masih berkumpul. Tapi saat dua pekerja sampai di jalan, tiba-tiba terdengar suara petir. Dua pekerja terlempar dan tidak apa-apa, namun dua lainnya meninggal.

Kapolsek Eromoko AKP Edy Sulistyanto ketika dikonfirmasi Espos, membenarkan kejadian itu. Tarmanto juga menyebutkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas, menunjukkan korban Paimin mengalami luka lecet di tubuh dan telinganya mengeluarkan darah. Sedangkan Sadiman mengalami luka lebam dari punggung hingga kaki.

tus

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…